Olahraga
Home / Olahraga / Dunia Sepak Bola Italia Berduka, Legenda Bari dan Livorno Igor Protti Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun

Dunia Sepak Bola Italia Berduka, Legenda Bari dan Livorno Igor Protti Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun

Jakarta, editoria.co.id – Dunia sepak bola Italia tengah berduka setelah mantan penyerang legendaris Igor Protti meninggal dunia pada usia 58 tahun pada Jumat (19/6/2026). Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) melalui pernyataan resmi yang dirilis pada hari yang sama.

Dalam keterangannya, FIGC menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok yang dikenal sebagai salah satu penyerang paling tajam di Italia pada era 1990-an.

“FIGC dan Presiden Gabriele Gravina berduka atas wafatnya Igor Protti, mantan pesepak bola dan pejabat olahraga yang meninggal dunia tadi malam pada usia 58 tahun,” tulis FIGC dalam pernyataan resminya.

Federasi juga mengenang kepemimpinan dan karisma Protti selama berkarier di lapangan hijau. Berkat karakter kuat yang dimilikinya, ia mendapat julukan “Tsar” (Zar) dari para penggemar sepak bola Italia.

“Dia merupakan salah satu penyerang terkuat dan paling produktif pada era 1990-an. Ia dijuluki ‘Zar’ karena kepemimpinan dan karisma yang selalu ditunjukkannya di atas lapangan,” lanjut FIGC.

Ferran Torres Jadi Pahlawan, Spanyol Juara Dunia 2026

Salah satu pencapaian terbesar Protti adalah rekor langka yang hingga kini hanya mampu disamai oleh satu pemain lain di Italia, yakni Dario Hubner. Keduanya tercatat sebagai satu-satunya pesepak bola yang pernah meraih gelar pencetak gol terbanyak di tiga kasta kompetisi berbeda, yaitu Serie A, Serie B, dan Serie C1.

” Bersama Dario Hubner, ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu menjadi top skor di Serie A, Serie B, dan Serie C1,” tulis FIGC.

Karier profesional Protti dimulai bersama klub kota kelahirannya, Rimini, sebelum melanjutkan perjalanan panjang di berbagai klub Italia. Selain dikenal sebagai ikon Livorno dan Bari, ia juga pernah membela Virescit Bergamo, Messina, Lazio, Napoli, dan Reggiana.

“Sepanjang karier panjang yang dimulai bersama Rimini, tim dari kota kelahirannya, selain membela Livorno dan Bari, ia juga mengenakan seragam Virescit Bergamo, Messina, Lazio, Napoli, dan Reggiana, serta selalu menonjol berkat kemampuannya mencetak gol dengan mudah,” lanjut pernyataan FIGC.

Ucapan belasungkawa juga datang dari mantan kiper Timnas Italia, Marco Amelia, yang pernah menjadi rekan setim Protti di Livorno. Amelia mengenang Protti sebagai sosok pemimpin sekaligus kakak bagi para pemain muda.

Pemkot Jakarta Utara Apresiasi Atlet Panjat Tebing Berprestasi

“Anda adalah sosok yang membimbing kami semua, seorang pemimpin yang selalu mampu mendorong tim saat dibutuhkan usaha lebih besar,” kata Amelia.

Ia juga menambahkan bahwa Protti selalu memberikan dukungan kepada rekan-rekannya baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Anda adalah seorang kakak yang selalu memiliki kata-kata bantuan dan dukungan. Anda menjadi teladan sebagai rekan setim, sebagai manusia, dan sebagai pesepak bola. Bagi kami yang lebih muda, Anda selalu membimbing agar menjadi pribadi dan pemain yang lebih baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Livorno Calcio, klub yang menjadi bagian penting dalam masa kejayaan Protti, menyampaikan penghormatan emosional melalui media sosial.

“Kami tidak mampu menemukan kata-kata. Mungkin memang tidak ada kata yang tepat untuk momen seperti ini. Igor selamanya,” tulis Livorno.

Mariano Peralta Terancam Gagal Gabung Persija, Ante Rebic Muncul sebagai Opsi Pengganti

Klub Bari, tempat Protti meraih gelar top skor Serie A musim 1995-1996, juga memberikan penghormatan khusus kepada mantan bintangnya tersebut.

“Pertandingan tersulit telah Anda jalani dengan keberanian seorang juara. Meski peluit akhir hari ini membuat hati kami semua hancur, Anda akan selalu hidup dalam kenangan mereka yang pernah mendukung Anda,” tulis Bari.

Klub berjuluk Galletti itu menegaskan bahwa kontribusi Protti akan terus dikenang oleh para pendukung lintas generasi.

“Gol-gol Anda, lari Anda menuju tribun suporter, dan kecintaan Anda terhadap warna kebanggaan klub telah membuat generasi demi generasi pendukung Bari bermimpi. Selamat jalan, Zar,” tutup pernyataan Bari.

Sepanjang kariernya, Igor Protti dikenang sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah sepak bola Italia. Ketajamannya di depan gawang, kepemimpinannya di ruang ganti, serta dedikasinya kepada klub-klub yang dibela membuat namanya tetap abadi di hati para pencinta sepak bola Italia.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *