Politik
Home / Politik / Iwan Gunawan Apresiasi Langkah Awal Prabowo: Pro Rakyat dan Berorientasi Kemaslahatan

Iwan Gunawan Apresiasi Langkah Awal Prabowo: Pro Rakyat dan Berorientasi Kemaslahatan

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Ketua Umum Partai Gerindra Sekaligus Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Aktivis Gerakan Mahasiswa 1998, Iwan Gunawan, memberikan apresiasi terhadap 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dan menjadi harapan bagi masa depan yang lebih sejahtera.

“Langkah-langkah humanis dan pro rakyat yang diterapkan sejak awal pemerintahan Prabowo ini adalah harapan cerah. Ini membuktikan bahwa program jangka panjang mereka akan disambut positif oleh masyarakat,” ujar Iwan pada Radiant Voice, Selasa (21/1/2025).

Iwan menyebut kebijakan yang diterapkan Prabowo-Gibran selaras dengan prinsip kemaslahatan yang menjadi dasar dalam tata kelola pemerintahan. Ia mengutip istilah dalam kaidah fiqh, Tashorruf al-Imam ala ar-Ra’iyah manuthun bi al-Maslahah, yang berarti kebijakan pemerintah harus berpijak pada kemaslahatan rakyat.

“Karena itu, istilah Prabowocare yang digunakan beberapa kalangan, termasuk aktivis Haris Rusly Moty, sangat relevan dengan pendekatan yang diambil pemerintahan ini,” kata Iwan, yang juga menjabat sebagai Sekjen Perhimpunan Magister Hukum Indonesia (PMHI).

Iwan menyoroti sejumlah kebijakan penting yang telah diterapkan, seperti kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Langkah ini dinilai oleh Iwan Gunawan sebagai wujud nyata keberpihakan kepada buruh.

Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI setelah Delapan Tahun Tak Berubah

“Selain itu juga terkait dengan kebijakan pengurangan biaya haji. Ini  menunjukkan komitmen Prabowo terhadap sektor keagamaan,”ujar Iwan.

Iwan juga menyebut kebijakan dinaikkannya harga gabah naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.500 hingg memberikan keuntungan langsung bagi petani serta kebijakan pembatasan impor gula, garam, dan beras untuk membantu menjaga stabilitas pasar lokal.

“Kebijakan penghapusan Utang UMKM juga menjadi angin segar bagi para pelaku usaha kecil yang terdampak pandemi.

Iwan juga menyoroti penyesuaian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen untuk barang mewah. Meski kebijakan ini memicu pro dan kontra, Iwan meyakini keputusan tersebut telah melalui kalkulasi matang oleh pemerintah.

“Setiap kebijakan pasti ada pertimbangan menyeluruh. Saya yakin Prabowo-Gibran telah memikirkan dampaknya dengan cermat,” ujarnya.

Nilam: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah, perjuangkan 3000 Anak Buol Dapat Akses Pendidikan

Iwan menyatakan, meskipun ini baru 100 hari pertama, langkah-langkah Prabowo-Gibran sudah menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada rakyat. Ia berharap kebijakan ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus mendukung kebijakan yang pro rakyat ini. Komitmen seperti ini patut diapresiasi dan dijaga demi kemajuan bangsa,” pungkas Iwan (RED).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *