JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam memperkuat semangat patriotisme, nasionalisme, dan bela negara di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian, menanggapi pertemuan antara Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang berlangsung di kantor Kemhan, Jakarta, pada Jumat (17/10).
Menurut Pipin, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi kebangsaan sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas lembaga antara PKS dan Kemhan dalam berbagai program pembinaan karakter bangsa.
“PKS siap berkolaborasi melalui program Kemah Bela Negara (KEMBARA) PKS sebagai bentuk kontribusi dalam menumbuhkan semangat cinta tanah air dan kesiapsiagaan nasional,” ujar Pipin, Rabu (22/10).
Pipin menilai, di tengah dinamika global dan tantangan geopolitik yang semakin kompleks, upaya membangun ketahanan nasional berbasis nilai-nilai kebangsaan menjadi kebutuhan strategis. Ia menegaskan, penguatan bela negara tidak hanya sebatas militeristik, tetapi juga harus mengakar pada kesadaran sosial dan kemanusiaan.
“Kami mendorong adanya pendekatan human security dalam kebijakan pertahanan nasional. Stabilitas negara tidak cukup dijaga dengan kekuatan militer, tetapi juga melalui kesejahteraan dan keamanan sosial masyarakat,” tegasnya.
Selain membahas isu kebangsaan, PKS juga mengapresiasi langkah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang konsisten memberikan dukungan terhadap perjuangan kemanusiaan Palestina, termasuk program beasiswa bagi pemuda Palestina di Universitas Pertahanan (Unhan) serta rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza.
“Langkah tersebut menunjukkan bahwa semangat bela negara Indonesia tidak berhenti di dalam negeri, tetapi juga tercermin dalam solidaritas global terhadap kemanusiaan,” ujar Pipin.
Ia menambahkan, tradisi silaturahmi kebangsaan yang dijalankan PKS bersama berbagai elemen bangsa merupakan bentuk komitmen partai dalam memperkuat persatuan nasional di atas kepentingan politik sesaat.
“Pertemuan dengan Menhan adalah bentuk komunikasi kebangsaan yang konstruktif. Kami ingin membangun kerja sama untuk Indonesia yang lebih tangguh dan berdaulat,” pungkasnya.
Pertemuan antara Sohibul Iman dan Sjafrie Sjamsoeddin tersebut menjadi sinyal positif bahwa kerja sama antar-lembaga dan lintas partai tetap menjadi pilar penting menjaga semangat kebangsaan di tengah situasi nasional dan internasional yang terus berubah (RED).


Comment