Politik
Home / Politik / Jefri Gultom Apresiasi Seruan Kemanusiaan Maruarar Sirait

Jefri Gultom Apresiasi Seruan Kemanusiaan Maruarar Sirait

Jefri Gultom
Jefri Gultom

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Tokoh Nasional Kristen Jefri Gultom menyampaikan apresiasi atas seruan yang disampaikan Maruarar Sirait mengenai pentingnya memaknai momentum perayaan keagamaan sebagai kesempatan memperkuat solidaritas bagi rakyat Palestina yang tengah mengalami krisis kemanusiaan.

Jefri menilai bahwa ajakan untuk merayakan hari besar agama secara sederhana dan berdampak sosial merupakan cerminan nilai kemanusiaan universal yang harus dijunjung bersama.

“Konflik di Palestina menimbulkan luka mendalam. Setiap ajakan untuk menunjukkan empati, membantu secara nyata, dan menghadirkan kasih perlu kita apresiasi,” ujar Jefri di Jakarta, Jum’at (21/11).

Ia menegaskan bahwa seruan Maruarar Sirait sejalan dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadi karakter bangsa Indonesia.

Selaras dengan Komitmen Presiden Prabowo untuk Palestina

Jefri juga melihat pesan kemanusiaan tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang terus memperkuat peran Indonesia dalam mendorong penghentian kekerasan serta memperluas bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI setelah Delapan Tahun Tak Berubah

“Langkah pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto yang terus menyuarakan penghentian kekerasan dan memperkuat jalur bantuan menjadi landasan moral bagi kita semua. Seruan Maruarar Sirait memperkuat energi kolektif bangsa untuk memberi harapan bagi mereka yang terluka,” tambahnya.

Jefri menggarisbawahi empat nilai penting yang disampaikan Maruarar Sirait:

  1. Kemanusiaan di atas perbedaan.

  2. Perayaan sederhana yang memberi dampak nyata.

  3. Semangat gotong royong dan persaudaraan.

  4. Dorongan bagi solidaritas dan perdamaian lintas bangsa dan agama.

Sebagai tokoh muda Kristen nasional, mantan Ketua Umum GMKI tersebut menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial dan menjadikan nilai kemanusiaan sebagai pijakan utama dalam setiap tindakan publik.

Nilam: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah, perjuangkan 3000 Anak Buol Dapat Akses Pendidikan

“Empati kepada mereka yang menderita akibat konflik adalah nilai dasar kemanusiaan. Langkah pemerintah maupun tokoh masyarakat dalam menghadirkan harapan perlu didukung,” kata Jefri.

Jefri juga menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan Natal Nasional 2025 yang tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga gerakan sosial.

Agenda tersebut akan mencakup ibadah nasional, bakti sosial, penggalangan bantuan untuk Palestina, serta dialog lintas agama untuk memperkuat persatuan dan toleransi. Panitia juga akan mengundang 500 koster gereja, anak panti asuhan, guru agama Kristen dan Katolik, guru sekolah Minggu, penyandang disabilitas, janda, dan yatim-piatu. Presiden Prabowo Subianto turut diundang dalam acara tersebut.

DPR Tekankan Penguatan Tata Kelola BGN

“Rangkaian ini mencerminkan semangat Natal yang membawa harapan dan memperluas ruang solidaritas,” tutup Jefri (RED).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *