Kabar Daerah
Home / Kabar Daerah / DPRD DKI Soroti Maraknya Kriminalitas di Jakbar, Minta Pemprov dan Polisi Perkuat Patroli

DPRD DKI Soroti Maraknya Kriminalitas di Jakbar, Minta Pemprov dan Polisi Perkuat Patroli

Ilustrasi. Wilayah Jakarta Barat Dijuluki Sebagai ‘Gotham City’. (Sumber: Generative AI/AyoJakarta)

Jakarta, editoria.co.id – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memperkuat koordinasi dengan Polda Metro Jaya guna mengantisipasi maraknya tindak kriminal di wilayah Jakarta Barat.

Menurut Kevin, kondisi keamanan di Jakarta Barat saat ini sudah mengkhawatirkan dan menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat.

“Kriminalitas di Jakarta Barat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Separah itu, sampai-sampai warga tidak merasa aman lagi untuk tinggal di sana,” kata Kevin di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ia menilai meningkatnya aksi kriminal di wilayah tersebut telah menjadi perhatian publik. Bahkan, Jakarta Barat mulai dijuluki sebagai “Gotham City”-nya Jakarta karena tingginya kasus kejahatan yang terjadi.

Kevin meminta Pemprov DKI bersama aparat kepolisian mengintensifkan patroli gabungan, terutama di titik-titik yang dinilai rawan kriminalitas.

Diduga Ada Tenaga Ahli Fiktif, Mahasiswa Siapkan Laporan ke KPK, Akademisi Desak Gubernur Banten Beri Penjelasan

Menurut dia, persoalan keamanan tidak boleh dianggap sepele karena dapat memengaruhi citra Jakarta sebagai kota global.

“Kalau kriminalitas di Jakbar tidak segera diselesaikan, maka bukan hanya membahayakan masyarakat, tetapi juga menghambat Jakarta mencapai impiannya menjadi Kota Global,” ujarnya.

Selain patroli dan penguatan pengamanan, Kevin juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat kembali diaktifkan.

“Dalam rangka menegakkan hukum dan menjaga keamanan masyarakat, Pemprov DKI tidak bisa bekerja sendirian. FKDM, organisasi-organisasi masyarakat, hingga tokoh-tokoh masyarakat juga perlu dilibatkan. Terlebih, kita juga sudah memiliki Satgas Jaga Jakarta,” kata Kevin.

Sementara itu, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat sebelumnya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan rencana pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan kejahatan.

Nilam: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah, perjuangkan 3000 Anak Buol Dapat Akses Pendidikan

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan pemasangan CCTV akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan pengelola gedung.

“Poin pertama adalah penyediaan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan akan disiapkan secara mandiri, maupun kita akan imbau kepada seluruh komponen entitas di wilayah Jakarta Barat untuk sama-sama menambah pengamanan CCTV di area masing-masing,” kata Iin, Jumat (22/5).

Pemkot Jakarta Barat juga akan segera mengeluarkan surat imbauan resmi kepada instansi dan tempat usaha terkait penguatan sistem pengawasan keamanan melalui CCTV.

Selain itu, Forkopimko Jakarta Barat juga mendorong penguatan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah di tengah meningkatnya kasus begal dan tindak kriminal lainnya.

Kolaborasi BAZNAS dan PT Malahayati Renovasi 16 Rumah Korban Kebakaran di Jakarta Selatan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *