JAKARTA, EDITORIA.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menggelar Rapat Pleno IX Diperluas pada Kamis (30/7/2026). Forum tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis, di antaranya menetapkan Mafa Uswanas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP AMPI serta merekomendasikan kepada DPP Partai Golkar agar menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Jerry Sambuaga dari keanggotaan Partai Golkar.
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi DPP AMPI, Muhammad Safii, didampingi Sekretaris Jenderal DPP AMPI, Robi Anugrah Marpaung. Keputusan tersebut diambil setelah forum pleno menerima paparan hasil investigasi internal yang dilakukan Bidang Organisasi DPP AMPI terkait dinamika kepengurusan organisasi.
Muhammad Safii menjelaskan bahwa rekomendasi tersebut merupakan tindak lanjut atas hasil investigasi internal yang telah dibahas secara menyeluruh dalam Rapat Pleno.
“Berdasarkan hasil investigasi dan temuan internal yang dipaparkan oleh Bidang Organisasi, kami merekomendasikan kepada DPP Partai Golkar untuk menjatuhkan sanksi berupa pemecatan terhadap Dr. Jerry Sambuaga dari keanggotaan Partai Golkar,” ujar Safii.
Selain itu, Rapat Pleno IX Diperluas juga menetapkan Mafa Uswanas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP AMPI sebagai bagian dari langkah revitalisasi kepengurusan DPP AMPI Masa Bakti 2022–2027.
Safii menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif sekaligus memperkuat konsolidasi internal menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional (Munas) X AMPI.
“Revitalisasi ini dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan optimal. Fokus utama kami selanjutnya adalah mempersiapkan Rapimnas dan Munas X AMPI agar berjalan sukses serta melahirkan kepemimpinan yang solid dan mampu membawa AMPI semakin maju,” katanya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum DPP AMPI, Mafa Uswanas, menilai pembenahan organisasi merupakan langkah penting dalam mempersiapkan Munas X AMPI.
“Saya rasa AMPI sudah harus melakukan pembenahan untuk menyongsong Munas DPP AMPI ke-10. Karena itu, kita perlu melakukan perbaikan organisasi agar semakin ideal, profesional, dan optimal,” ujar Mafa.
Menurut Mafa, pembenahan organisasi akan difokuskan pada penguatan struktur kepengurusan, peningkatan efektivitas kinerja organisasi, serta konsolidasi kader di seluruh Indonesia agar AMPI tetap menjadi organisasi kepemudaan yang responsif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus serta kader AMPI di berbagai tingkatan untuk memperkuat soliditas, menjaga persatuan, dan menyamakan langkah dalam menyukseskan agenda Rapimnas serta Munas X AMPI sebagai momentum memperkuat Organisasi dan Regenerasi Kepemimpinan.


Comment