Jakarta, editoria.co.id – Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai arahan pemerintah dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.
Menurut Dudung, pengawasan diperlukan untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia.
Ia mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan program MBG demi kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu.
Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) juga meminta dukungan dalam proses pengawasan program MBG mengingat banyaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dudung mengungkapkan sebelum bertemu dengan pihak BGN, dirinya lebih dahulu dipanggil Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk membahas evaluasi dan perbaikan implementasi program MBG.
Menurutnya, pemerintah kini melibatkan sejumlah pakar gizi hingga ahli pengelolaan dapur untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.
“Sehingga didatangkan pakar-pakar gizi, pakar-pakar yang betul-betul menguasai masalah dapur. Sehingga untuk perbaikan ke depannya masalah BGN. Mudah-mudahan ini akan semakin membaik karena ini merupakan program prioritas Presiden yang harus kita dukung,” ujar Dudung.
Ia menilai program MBG memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia nasional.
“Ini program prioritas Presiden yang harus kita dukung. Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kita. Karena itu, pelaksanaannya harus terus diperbaiki, diawasi, dan dipastikan tepat sasaran,” kata Dudung.


Comment